Pukul Satu Malam

apa yang tidak bisa menjadi manis di pandangan orang yang tengah jatuh cinta?bahkan putri dari negeri dongeng seolah menjelma dia yang sedang memenuhi pikiran kita. racun menjadi madu, duri menjadi sutera, dan perih pada luka kini sembuh seketika.tidak ada yang semanis bingkai di kedua matamu yang memantulkan cahaya, atau bintik-bintik pada pergelangan tanganmu yang seringkali … Lanjutkan membaca Pukul Satu Malam

Yang tidak Penting dan tidak Penting Banget

Kadang-kadang, pada waktu senggang yang disibuk-sibukkan, gue merasa punya tanggung jawab moral untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting. Misalnya situasi nyata bahwa kita itu kekurangan youtubers gaming yang ngomongnya santun atau agamis. Jarang banget kan denger youtuber yang ngomong 'astagfirullah, subhanallah, Puji tuhan, Atau atas nama ilmu pengetahuan gue bunuh lo!' Instead of 'Anj*ng, G*blok, … Lanjutkan membaca Yang tidak Penting dan tidak Penting Banget

Untitled-2

aku ingin mengenalmu seperti hujan yang tahu kapan harus turun ketika matahari tengah malu menampakkan diri aku ingin mengenalmu seperti daun yang bersedia gugur untuk halaman rumah yang tengah sendiri aku ingin berbaur dengan wangi tangismu pada suatu hari menelusup ke dalam kamus bahagiamu yang sedang sepi biar lengkung indah bibirmu itu terkunci sekali lagi … Lanjutkan membaca Untitled-2

Sebuah Jeda

Melalui rangkaian pesan yang saling kita kirim kepada satu sama lain, perlahan-lahan kita mulai mengerti segala batas yang kita sama-sama miliki. Belenggu cerita lalu yang sama-sama kita biarkan tumbuh, kini menjadi mata pisau yang mengiris rekatan di antara kita. Kita tidak benar-benar sedang mencari titik temu untuk lebih mendekat ketika suara-suara kita beradu di tengah … Lanjutkan membaca Sebuah Jeda

Gerimis

darah yang mengalir dari ujung tunggumenjadi niraksara pada selembar putihberserak di antara paragraf-paragraf tak utuhmaka berteduhlah pada pohon atau sebuah jelma, puansebab gerimis dalam raga kini perkasadigagahi ucap dan senyum manis terpaksa.

Teletubbies, Wkwkland, dan Disinformasi yang Beredar

Baru-baru ini publik wkwkland dihebohkan dengan pernyataan seorang Ahli menyalakan televisi, Prof. Jajang Sayangsemua, yang mengklaim jika kue tubby dan kue cucur memiliki tingkat kemiripan hingga 1,7%. Hal ini diungkapkannya kala menghadiri acara seremonial mengetikkan emoticon senyum dengan serentak, dalam rangka pergantian rules group, yang juga dihadiri Yudi Memangbegitu, selaku admin Group Whatsapp "Kegemaranku Haha-hihi". … Lanjutkan membaca Teletubbies, Wkwkland, dan Disinformasi yang Beredar

Burung-burung Kecil

kita pernah menjadi burung-burung kecilterbang dengan landai menuju kediaman tangkaimenuju lampu jalan, menuju keriuhanatau hingar bingar pertunjukan musikdan parade di tengah kotakepakan sayap kita menabuh genderang suka citadi tengah wajah merah manusia, dan bau anggur menusukudara dan angin menjadi teman setiakala aku membuntutimu menemui lelahmenekan nestapa yang kamu diagnosasebab katamu hidup serupa konser-konser kecilmenari dari … Lanjutkan membaca Burung-burung Kecil

Sesekali

sudahkah kita berhenti berharap pada kebetulan-kebetulan yang merangkai pertemuan?mengeja kata demi kata yang tak pernah terangkai menjadi maknadiksi demi diksi yang kita pilihkini menjadi rangkaian sajak tanpa titikmengendap pada kediaman rasa yang tak ingin terucapsesekali aku ingin menjelma plakat di dinding kamarmuagar terbaca semua yang tak pernah mampu dinyatakan kata-katatak terbawa oleh angin yang berhembus … Lanjutkan membaca Sesekali