Mengenang Kiamat 2012

  Setelah gagal ketemu sama Dokter Gigi, entah kenapa jadi pengen nulis ini. Gak ada hubungannya, sih. Tapi yang tidak berhubungan bisa saja saling menyimpan perasaan untuk satu sama lain, bukan? Hlh!   Pertengahan 2009, Roland Emmerich melahirkan sebuah film yang terinspirasi dari ramalan mbak Maya anak gaul di Meksiko sana, yang memprediksi bahwa dunia... Continue Reading →

Iklan

Perjalanan Lintas Galaksi

  Pada akhirnya yang tersembunyi akan menampakkan diri, yang jauh akan dipertemukan, dan salah satu misteri dalam hidup ini kemarin telah terpecahkan.   Setelah menimbang dengan baik dan bijaksana, gue memutuskan untuk mengiyakan ajakan Ziza dan teman-teman Obrolin region Jabodetabek untuk kopdar di Bekasi, tepatnya di Summarecon Mall, Sabtu, 10 Februari kemarin.    Kami (atau... Continue Reading →

Surat untuk Grab

Surat ini kutulis dengan hati lapang dan kondisi tubuh yang sedang tidak sakit-sakitan.  Teruntuk abang-abang Grab yang selalu setia menemani perjalanan pendekku yang membosankan:   Kamu adalah seberkas sinar yang selalu menerangi hidupku yang terkadang remang-remang.  Kamu melindungiku dengan helm yang kadang kedodoran, melaju dengan perlahan, memastikkan setiap jengkal tubuhku tetap utuh ketika sampai di... Continue Reading →

Resolusi Sederhana

  Rasanya kurang gaul jika menginjak tahun baru tanpa sedikitpun menyinggung soal resolusi. Maka dari itu, mari kita lupakan tahun lalu yang kelabu, serta menyongsong tahun yang baru ini dengan mengisi wishlist kita yang tebal itu. Eh, bentar ... Resolusi itu apaan, si? 😦   Oke anggap saja resolusi itu artinya harapan (mohon tidak dikoreksi). Jadi... Continue Reading →

Jatuh Hati 2.0

  Ada yang tak biasa dari senyummu hari ini yang melayang-layang dalam kotak kecil di kepala yang telah lama tidak lagi kubuka. Senyum yang begitu indah, yang sering kali kamu lempar ke sembarang wajah-wajah bernyawa, membawa sensasi yang meletup-letup di dadaku setiap aku melihatmu bercengkrama dengan laki-laki lain. Perasaan yang aku tahu pasti apa namanya.... Continue Reading →

Patah Hati 2.0

  Seperti Kapal kecil yang terombang-ambing di lautan lepas tanpa pernah tahu ke mana angin dan air akan membawa tubuh yang lelah ini menepi. Ada bara dalam dada yang menyala-nyala ketika langkahnya bergegas lewat dari pandang mata tanpa indah matanya sempat untuk menyapa.   Aku telah salah berusaha, menggapai sesuatu yang di luar jangkauan tangan... Continue Reading →

Secara Tidak Sadar telah Dihipnotis

  Kemarin gue teribat obrolan warung kopi bersama teman dan satu om-om yang kami kenal. Teman gue bercerita tentang tetangganya yang baru saja kena modus hipnotis oleh orang tidak dikenal ketika hendak membeli bakso di dekat rumahnya. Teman gue bilang jika tetangganya itu tiba-tiba ngeluyur pergi dengan tatapan kosong, sementara dua mangkuk bakso sudah jadi... Continue Reading →

Jatuh Hati

  Dua kata ini jatuh ke pelataran rumah yang lama tak berpenghuni. Keduanya menari-nari dan dengan merdu melantunkan 'There's a Light That Never Goes Out'-nya The Smiths. Seolah Morrissey benar-benar telah merasuki jiwa kita dengan nyanyiannya.   Menatap bola matamu, mengingatkanku pada teduh yang biasa kutemui pada pagi setelah hujan reda.   "Aku suka cara... Continue Reading →

Home Is Where the Heart Is

  Terakhir menikmati teduhnya kota ini waktu tahun baru kemarin. Melahap gempita pergantian tahun di salah satu bukit di sudut kota kembang yang sejuk. Membakar satu demi satu kayu bakar di depan tenda dan mulai bercerita dengan teman-teman lama.   Meski sebelumnya diterpa kantuk yang tak tertahankan setelah perjalanan jauh dengan roda dua. Semua itu... Continue Reading →

WordPress.com.

Atas ↑