Menulis ehehehehe

Bak pahlawan yang datang belakangan, tulisan ini sejatinya ditulis dengan maksud dan tujuan untuk diikutsertakan dalam Giveaway Obrolin yang sedang berulang tahun untuk yang pertama, sekaligus menjadi postingan penutup deadline agar supaya terlihat keren. Namun naas, untung tak dapat diraih, Malang tak pernah dipijak, alih-alih muncul pada scene battle terakhir, akhirnya baru bisa muncul di... Continue Reading →

Iklan

Sedia Payung sebelum Hujan

Jadi akhir-akhir ini sering ujan, mungkin langit lagi marahan sama matahari, jadinya dia nangis gitu seharian. Tapi tenang aja, selama kamu masih menggenggam erat kalimat heroik "Sedia payung sebelum hujan.", kamu masih bisa menjalani kehidupan ini dengan normal. Walaupun kenyataanya lebih banyak yang pake jas hujan daripada payung, atau ikut neduh di depan minimarket dengan... Continue Reading →

Patah Hati 3.0

Setiap perpisahan dan setiap kehilangan akan selalu menyisakan luka. Klise namun memang benar demikian. Luka yang akan memaksa menetap, membebani pundak kita seiring dengan harapan bahwa ia akan kembali suatu saat, yang diam-diam masih kita pelihara.Dengan luka yang menemani, kita berubah menjadi manusia yang sentimental. Berpikir bahwa ia ada di dekat kita ketika langkah kaki... Continue Reading →

Mengenang Kiamat 2012

Setelah gagal ketemu sama Dokter Gigi, entah kenapa jadi pengen nulis ini. Gak ada hubungannya, sih. Tapi yang tidak berhubungan bisa saja saling menyimpan perasaan untuk satu sama lain, bukan? Hlh! Pertengahan 2009, Roland Emmerich melahirkan sebuah film yang terinspirasi dari ramalan mbak Maya anak gaul di Meksiko sana, yang memprediksi bahwa dunia yang fana... Continue Reading →

Perjalanan Lintas Galaksi

  Pada akhirnya yang tersembunyi akan menampakkan diri, yang jauh akan dipertemukan, dan salah satu misteri dalam hidup ini kemarin telah terpecahkan.   Setelah menimbang dengan baik dan bijaksana, gue memutuskan untuk mengiyakan ajakan Ziza dan teman-teman Obrolin region Jabodetabek untuk kopdar di Bekasi, tepatnya di Summarecon Mall, Sabtu, 10 Februari kemarin.    Kami (atau... Continue Reading →

Surat untuk Grab

Surat ini kutulis dengan hati lapang dan kondisi tubuh yang sedang tidak sakit-sakitan.  Teruntuk abang-abang Grab yang selalu setia menemani perjalanan pendekku yang membosankan:   Kamu adalah seberkas sinar yang selalu menerangi hidupku yang terkadang remang-remang.  Kamu melindungiku dengan helm yang kadang kedodoran, melaju dengan perlahan, memastikkan setiap jengkal tubuhku tetap utuh ketika sampai di... Continue Reading →

Resolusi Sederhana

  Rasanya kurang gaul jika menginjak tahun baru tanpa sedikitpun menyinggung soal resolusi. Maka dari itu, mari kita lupakan tahun lalu yang kelabu, serta menyongsong tahun yang baru ini dengan mengisi wishlist kita yang tebal itu. Eh, bentar ... Resolusi itu apaan, si? 😦   Oke anggap saja resolusi itu artinya harapan (mohon tidak dikoreksi). Jadi... Continue Reading →

Jatuh Hati 2.0

  Ada yang tak biasa dari senyummu hari ini yang melayang-layang dalam kotak kecil di kepala yang telah lama tidak lagi kubuka. Senyum yang begitu indah, yang sering kali kamu lempar ke sembarang wajah-wajah bernyawa, membawa sensasi yang meletup-letup di dadaku setiap aku melihatmu bercengkrama dengan laki-laki lain. Perasaan yang aku tahu pasti apa namanya.... Continue Reading →

Patah Hati 2.0

  Seperti Kapal kecil yang terombang-ambing di lautan lepas tanpa pernah tahu ke mana angin dan air akan membawa tubuh yang lelah ini menepi. Ada bara dalam dada yang menyala-nyala ketika langkahnya bergegas lewat dari pandang mata tanpa indah matanya sempat untuk menyapa.   Aku telah salah berusaha, menggapai sesuatu yang di luar jangkauan tangan... Continue Reading →

WordPress.com.

Atas ↑