Catatan Putih Abu-Abu: Hari Pertama Masuk SMA

  Sebenarnya, membuat postingan seperti ini, artinya, melenceng dari tujuan awal membuat blog ini. Candalabaswara awalnya dibuat sebagai media untuk curhat terselubung (berpuisi), bukan tempat untuk curhat secara terbuka, serta membuat konten-konten dikala gabut yang isinya aneh-aneh (artikel humor garing).   Itulah alasan kenapa setiap kali memposting curhatan, beberapa hari setelahnya (biasanya 2 hari) postingan... Continue Reading →

Iklan

Yang Bisa Kamu Lakukan Jika Cintamu Ditolak Gebetan

  Cinta bertepuk sebelah tangan emang gak enak. Berpikir bahwa si doi juga punya perasaan yang sama seperti yang kamu rasakan, namun ternyata kamu ditolak mentah-mentah, tanpa terlebih dahulu ditambahkan taburan garam atau minyak bawang. Dan duniamu kembali terasa pahit dan hambar.   Tapi tenang aja, rasa malu akibat penolakan seperti itu akan sedikit berkurang... Continue Reading →

Home Is Where the Heart Is

  Terakhir menikmati teduhnya kota ini waktu tahun baru kemarin. Melahap gempita pergantian tahun di salah satu bukit di sudut kota kembang yang sejuk. Membakar satu demi satu kayu bakar di depan tenda dan mulai bercerita dengan teman-teman lama.   Meski sebelumnya diterpa kantuk yang tak tertahankan setelah perjalanan jauh dengan roda dua. Semua itu... Continue Reading →

Tentang Reuni

  Ajakan berbuka puasa bersama di grup-grup chat alumni datang bertubi-tubi. Bulan Puasa memang waktu yang tepat untuk menyemai rindu bersama teman-teman lama. Nostalgia bersama-sama atau sekadar ingin tahu 'cover' baru gebetan lama adalah alasan-alasan yang bisa membawa kita untuk menghadiri acara.   Dan seingat gue, tidak pernah ada   acara reuni yang gue hadiri.... Continue Reading →

Bilur

Ada yang berbisik pelan di daun telinga Lalu padam tersisa dari pekat bola mata Dia yang melangkah, tanpa pamit, tanpa kata-kata. Menyisakan bayangnya yang tak mengenal kelana. Lalu purna, membuncah sungai yang linang Tanpanya, merdu tak lagi leluasa Semisal pepohonan lebatnya sirna dimakan usia Kini kutemui diriku bersua cermin yang bicara Aku tak lagi piawai... Continue Reading →

Tuan dan Biduan

Di balik kerumunan yang riuh itu Biduan meliuk-liuk tanpa malu Jemarinya pasrah demi kepulan asap di dapur rumah Dari kejauhan, juru rekam lihai mengabadikan Enggan terlewat hidangan dari sang biduan Dan dosa di ambang nada Tarian saru seakan lumrah disantap bocah Dua tiga tuan merogoh kocek Melempar saji untuk demit Memuja-muja aduhai lekuknya Sementara nyonya... Continue Reading →

Mesin Waktu

Berhubung masih males bikin post baru, kumau nge-share tulisan lama saza;   Orang-orang masih mempertanyakan eksistensi atau kebenaran adanya mesin waktu. Banyak cerita-cerita tentang penjelajah waktu berseliweran di jagat maya. Gue masih ingat pernah beberapa kali membaca cerita tentang time traveler. Foto peresmian ulang South Forks Bridge, Piala dunia Chile 1962 atau yang paling fenomenal yaitu... Continue Reading →

Patah Hati

"Kita temenan aja, ya. Dan kamu gak perlu tahu alasannya apa." ucapnya dulu   Kata orang, "mantan yang baik adalah mantan yang enggak ngajak temanan sehabis putus."  "Udah, nyari yang lain aja ndra." Kata temen gue beberapa hari setelahnya.     Gue manggut, Lalu mulai mencari kecocokkan dengan wujud wujud lain. Sampai gue sadar, gue... Continue Reading →

WordPress.com.

Atas ↑